Cinta adalah anugrah terindah didalam hidup semua makhluk hidup..
Dan kamu..
Kamu adalah anugrah terindah yg allah berikan didlm hidupku..
Aku bisa merasakan indahnya cinta itu,
itu karna kamu..
Aku bisa mgrti arti cinta
itu juga karenamu..
Hingga aku takut akan khilngan cinta itu.
Itu jg karena kamu..
Kamu begitu berarti dihidupku..
Disetiap hari-hariku, dan disetiap hmbusan nafasku..
Tnpa kamu dismpingku, aku takkan mungkin bisa merasakan indahnya cinta itu
Aku takut..
Takut apabila kamu tinggalkanku..
Kamu melupakanku, dan kamu tak bisa lagi aku lihat..
Yg aku inginkan hanya satu didunia ini..
Aku bisa selalu brsamamu..
Memiliki cintamu.
Hingga nafas terakhirkuuu..
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 05 Juli 2013
kamu :)
Jumat, 28 Oktober 2011
puisi BJ HABIBIE untuk Almh. Ibu Ainun
Sebenarnya, ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
karena aku tau bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya.
dan kematian adalah sesuatu yang pasti.
Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi,
aku sangat tahu itu.
tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar
dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja.
lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati.
hatiku seperti tak ditempatnya, dan tubuhku
serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanyaseperti angin yang tiba-tiba hilang
berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini,
aku selipkan salam perpisahan panjang.
Pada kesetiaan yang telah kau ukir,
pada kenangan pahit manis selama kau ada.
aku bukan hendak mengeluh,
tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira akulah kekasih yang baik bagimu sayang.
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia, padahal memang kecenderunganku adalah
mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dariNYA, dan kembalipadaNYa
Kau dulu tiada untukku dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan Sayang,
Cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan
calon bidadari surgaku…..
karena aku tau bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya.
dan kematian adalah sesuatu yang pasti.
Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi,
aku sangat tahu itu.
tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar
dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja.
lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati.
hatiku seperti tak ditempatnya, dan tubuhku
serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanyaseperti angin yang tiba-tiba hilang
berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini,
aku selipkan salam perpisahan panjang.
Pada kesetiaan yang telah kau ukir,
pada kenangan pahit manis selama kau ada.
aku bukan hendak mengeluh,
tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira akulah kekasih yang baik bagimu sayang.
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia, padahal memang kecenderunganku adalah
mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan,
Kau dariNYA, dan kembalipadaNYa
Kau dulu tiada untukku dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan Sayang,
Cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
selamat jalan
calon bidadari surgaku…..
Jumat, 19 November 2010
Ayah -- Kumerindukanmu
siapakah dia...
seorang lelaki seperti apakah dia
apakah dia tampan atau buruk rupa
apakah dia baik hati atau jahat
siapakah dia...
yang membuat aku ada di dunia
apakah dia tahu aku anak baik atau nakal
apakah dia tahu cita-cita dan mimpiku
siapakah dia...
seorang ayah yang telah tiada
apakah dia tahu aku membutuhkannya
apakah dia tahu aku merindukannya
ayah...tahukah kau
aku anak yang baik
aku tidak nakal
karena aku tidak ingin aku marah
ayah..tahukah kau
apa mimpi dan cita-citaku
aku akan membangun istana megah
untuk ayah dan ibu
kelak di surga
ayah...
kapankah kita bertemu
aku ingin memelukmu
merasakan belaian lembutmu
yang tidak pernah kudapat
ayah...
tahukah kau
aku merindukanmu--sepanjang hayatku
Langganan:
Postingan (Atom)
